Communitization
Akhir-akhir ini Pak Hermawan suka sekali dengan Communitization. Secara offline digambarkan via buku Mangan Ora Mangan Kumpul karyanya Umar Kayam. Secara online digambarkan via Fesbuk (FaceBook) untuk menggambarkan jaringan yang terbentuk.
Jadi ditekankan bahwa pada era marketing sekarang persoalan bukan lagi tentang Segmentasi, Target, dan Posisi dari suatu produk dengan menciptakan Customer Relationship Management yang penuh dengan data-data konsumen tetapi pasif alias data hanya sebagai data mati. Untuk bertahan ada interaksi antara perusahaan dan pelanggannya. Apalagi ditambah dengan kesamaan nilai-nilai (values).
Berandai-andai:
Jadi bila kita mau jual cendol, kita perlu membuat komunitas kuliner pecinta cendol. Wah, menarik juga ya. Nanti kita buat kartu anggota pecinta cendol, kalau beli dengan menunjukkan kartu anggota masih dapet diskon, dan juga sebagai anggota nanti mendapat newsletter tentang perkembangan cendol terkini. Misal, available now, cendol dengan topping strawberry. Nyamnyam....
Nah, kemudian digelar gathering untuk membahas tentang cendol tiap bulan dan disediakan alamat email untuk memberi masukan, cendol seperti apa yang diinginkan pelanggan.
Setiap setengah tahun diadakan seminar: Cendol: kuliner genuine masyarakat: akar sejarah dan budaya, yang menengahkan bahwa penikmat cendol ini secara budaya merupakan orang-orang yang cinta tanah air, karena lidahnya sangat indonesia.
Terus digelar juga ekhibisi ke kota-kota untuk memperkenalkan cendol baru. Di buka gerai-gerai di tiap kabupaten, dibentuk komunitas pecinta cendol. Brand Image diangkat setara dengan Starbucks: pour your heart into cendol.
Nah loh.
Tampilkan postingan dengan label Membaca Hermawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Membaca Hermawan. Tampilkan semua postingan
Senin, 27 Oktober 2008
Senin, 29 September 2008
Membaca Hermawan
Untuk mengasah dan mengingat-ingat kembali Marketing, maka saya mencoba untuk "membaca Hermawan" yang kolomnya muncul di Kompas Cetak dan memberikan pendapat-pendapat saya pribadi.
Label:
Membaca Hermawan
Langganan:
Postingan (Atom)